Genteng Sokka, Asli Kebumen.
Nama SOKKA menjadi jaminan genteng berkualitas tinggi. Wajar kalau kemudian muncullah nama genteng SOKKA yang tidak benar-benar berasal dari SOKKA. Sebagai contoh di daerah Godean Jogjakarta, terdapat juga genteng dengan nama Genteng SOKKA “Godean”. Meskipun saya bukan ahlinya, kalau ada dua genteng yang satu dari SOKKA yang satu ngaku namanya SOKKA, saya pasti bisa membedakan, misalnya dari berat genteng dan tampilan fisik genteng tersebut
Sejarah
Kompas edisi 27 Juni 2009 pernah mengulas tentang genteng sokka antara lain:
"Terletak
hanya sekitar 500 meter dari Stasiun Sokka di Pejagoan yang sudah
puluhan tahun tak beroperasi, terdapat satu pabrik tua yang masih
memproduksi genteng, yakni AB Sokka. Perusahaan itu termasuk yang paling
awal berdiri, sekitar tahun 1930. Pemiliknya almarhum Abu Ngamar
mendatangkan mesin pres dari Jerman. Karena berkualitas baik, produknya
banyak digunakan untuk atap sejumlah pabrik gula di Jawa. Saat ini di
lokasi pabrik itu masih dapat ditemui cerobong pembakaran genteng yang
kuno, meski sebagian tak lagi digunakan. Demikian pula dengan deretan
ruang penyimpanan genteng. Pola pikir higienis pengusaha ketika itu juga
sudah tampak dari sisa rel dari dalam pabrik yang tersambung menuju
Stasiun Sokka. Mereka memanfaatkan stasiun kecil itu sebagai sarana
pengiriman produk. Dari dalam pabrik mereka menggunakan lori kecil.
Berdasar penuturan sejumlah warga setempat, lori itu mulai dibangun
generasi kedua pemilik Genteng AB Sokka pada tahun 1950-an. Usaha itu
sempat terguncang selama revolusi fisik berlangsung. Namun, setelah
pemulihan itu, genteng AB Sokka terus menanjak hingga naik daun hingga
periode 1970-1980. Pemerintah saat itu bahkan merekomendasikan genteng
Sokka untuk digunakan di gedung pemerintah. Kesuksesan AB Sokka
mendorong pengusaha lainnya sehingga menjamurlah industri genteng Sokka,
terutama di Pejagoan".
Tidak ada komentar:
Posting Komentar